Orang dengan testosteron tinggi cenderung memiliki lebih banyak minyak tubuh, lebih mudah berkeringat, dan memiliki rambut yang lebih lebat di tubuh mereka. Mereka harus makan makanan yang lebih ringan dan ingat untuk tidak makan makanan yang terlalu berminyak atau pedas. Jangan makan makanan kaya kalsium seperti makanan laut yang dikupas, telur hewan, kacang-kacangan, dan makanan yang mengandung fosfolipid lunak seperti selai wijen dan selai kacang. Penting juga untuk mengurangi asupan jeroan hewan yang kaya kolesterol, seperti jantung, hati, ginjal, lambung, dan usus, karena kolesterol merupakan komponen penting dari hormon gonad, terutama testosteron, serta mengurangi asupan makanan kaya seng, seperti kerang-kerangan, terutama tiram, di antara makanan laut. Orang dengan testosteron tinggi disarankan untuk makan lebih banyak sayuran, lebih banyak sereal, dan menghindari makanan tinggi kolesterol dan kalsium. Jangan makan berlebihan, karena makan terlalu cepat dan terlalu stres secara mental akan mempercepat sistem endokrin. Suhu dalam ruangan yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat mempengaruhi sekresi endokrin, jadi perhatikanlah untuk melakukan pendinginan di musim panas dan menjaga kehangatan di musim dingin, dan minumlah air gula merah di musim dingin.