Kanker perut adalah salah satu keganasan gastrointestinal yang umum terjadi di Tiongkok. Sebagian besar gejala awal kanker perut bersifat atipikal, dan sebagian besar pasien sudah terlambat dalam penyakit ketika mereka ditemukan, sehingga ada risiko tinggi kekambuhan atau metastasis setelah operasi. Di sini, saya ingin memperkenalkan kepada Anda beberapa pengetahuan umum tentang kanker perut. Penelitian saat ini menunjukkan bahwa faktor risiko utama untuk kanker perut adalah infeksi H. pylori, diet tinggi garam, alkoholisme, merokok, dan riwayat keluarga kanker perut. Dalam masyarakat modern, orang hidup di bawah tekanan besar, sering begadang, makan tidak teratur dan memiliki banyak kebiasaan buruk, yang sering menyebabkan perut kembung, sakit perut, gangguan pencernaan dan gejala saluran pencernaan lainnya. Oleh karena itu, untuk mencegah kanker perut, pertama, kita harus mulai dari kebiasaan hidup kita, seperti tidak minum alkohol dan merokok, diet rendah garam dan rendah lemak, makan teratur dan tidak begadang; kedua, penyakit perut sebagian besar terkait dengan emosi, dan gangguan psikologis seperti kecemasan dan depresi dapat dengan mudah menyebabkan gangguan limpa dan perut, oleh karena itu, dalam kehidupan sehari-hari, kita harus belajar untuk melepaskan stres dan menjaga tubuh dan pikiran kita tetap sehat; ketiga, jika gejala gangguan pencernaan seperti perut kembung dan sakit perut kambuh dan cenderung bertahan lebih lama, atau jika interval antar episode semakin pendek, kita perlu segera mencegah kanker perut. Keempat, jika Anda memiliki infeksi H. pylori, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan ahli gastroenterologi jika Anda memerlukan pengobatan pemberantasan H. pylori; Kelima, jika diagnosis biopsi gastroskopi adalah gastritis atrofi atau gastritis atrofi dengan metaplasia epitel usus, Anda perlu gastroskopi rutin setahun sekali; Terakhir, jika ada riwayat kanker dalam keluarga dekat, seperti kanker perut, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur. Terakhir, jika ada riwayat kanker dalam keluarga dekat, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan medis secara teratur, dan gastroskopi dapat dilakukan secara rutin setiap 2-3 tahun.