Sistem keseimbangan telinga manusia saling melengkapi satu sama lain, mengirimkan impuls yang sama ke otak, yang semuanya diperlukan bagi manusia untuk menjaga keseimbangan di kepala dan batang tubuh. Jika salah satu atau semua pusat keseimbangan rusak, keseimbangan seseorang bisa terganggu. Hasilnya bisa berupa vertigo atau pusing, yang mungkin disertai mual dan muntah. Walaupun gejala-gejala ini bisa membuat stres, namun tidak cukup serius untuk mengancam jiwa.
Lebih jauh lagi, kondisi-kondisi ini bisa dikelola dengan pelatihan khusus. Tujuan pelatihan ini adalah untuk menciptakan sistem toleransi di otak, suatu mekanisme yang mengimbangi keseimbangan yang tidak sama di antara kedua telinga. Latihan-latihan ini merangsang perkembangan sistem toleransi dan semakin keras dan semakin teratur latihannya, semakin cepat gejala vertigo akan hilang.
Selama vertigo berlanjut, latihan harus dilanjutkan 3 kali sehari selama sekurang-kurangnya 5 menit setiap kali. Ini akan memakan waktu sekitar 1-3 bulan. Kita perlu melakukan upaya sadar untuk memilih posisi dan gerakan kepala yang menyebabkan vertigo yang dapat ditoleransi. Hal ini karena semakin sering vertigo diinduksi, semakin cepat otak membangun mekanisme kompensasinya. Sementara sistem kompensasi otak sedang dibangun, obat-obatan tertentu dapat membantu mengendalikan vertigo. Tablet semacam itu harus diminum secara teratur selama latihan.
Selama pelatihan, kami merekomendasikan rutinitas normal sebanyak mungkin. Kembali bekerja dan berolahraga lebih awal akan membantu pemulihan. Selama pelatihan, pasien harus rajin dan gigih dalam latihan mereka, tetapi pada saat yang sama, semakin awal dan teratur rezim pelatihan keseimbangan dikembangkan, semakin cepat dan lebih baik pemulihannya.
I. A. Istirahat di tempat tidur
1. Gerakan mata – lambat terlebih dahulu, kemudian cepat
(1) Gerakan naik dan turun
(2) Dari satu sisi ke sisi lainnya
(3) Tatapan mata pada jari-jari, yang terakhir bergerak dari 3 inci hingga 1 inci dari wajah
2. Gerakan kepala – lambat lalu cepat, mata tertutup pada akhirnya
(1) Membungkuk ke depan dan memiringkan ke belakang
(2) Rotasi dari sisi ke sisi
II. B. Posisi duduk (harus diselesaikan selama kursus)
1. dan 2. sama seperti bagian A 1 dan 2
3. Gerakan bahu: mengangkat bahu dan rotasi bahu
4. Membungkuk ke depan dan mengambil benda dari lantai
III.C. Posisi berdiri (harus diselesaikan selama kursus)
1. Lengkapi Bagian A 1 dan 2 dan Bagian B 3
2. Berubah antara posisi duduk dan berdiri, sambil menahan mata terbuka dan kemudian tertutup
3. Lempar bola kecil dari satu tangan ke tangan lainnya (di atas ketinggian mata)
4. Lempar 1 bola kecil dari satu tangan ke tangan yang lain (di bawah level lutut)
5. Ubah posisi: posisi duduk – berputar – posisi berdiri
IV.D. Kegiatan (yang harus diselesaikan selama kursus)
1. Berbaliklah mengelilingi orang yang berada di tengah lingkaran, dari mana orang tersebut melempar bola besar dan mengopernya kembali kepada mereka
2. Menyeberangi ruangan dengan mata terbuka dan tertutup masing-masing
3. Berjalan naik dan turun bidang miring dengan mata terbuka dan tertutup
4. Berjalan naik dan turun tangga dengan mata terbuka dan tertutup
5. Permainan apa pun yang melibatkan membungkuk ke depan dan meregangkan badan serta membidik benda-benda seperti tiang, bola kayu, bola basket, dll.