Baru-baru ini saya merawat dua pasien yang berbeda dengan benda asing di kerongkongan mereka. Salah satunya adalah seorang wanita muda yang secara tidak sengaja menelan paku ikan besar saat makan hotpot ikan bersama teman-temannya. Dalam kasus ini, perlu dilakukan pembedahan untuk mengeluarkan duri ikan tersebut, dan akibatnya pasien dirawat di rumah sakit selama lebih dari sepuluh hari, belum lagi harus menjalani operasi. Pasien lainnya adalah seorang ibu mertua berusia 70 tahun yang merasa ada yang mengganjal di tenggorokannya saat ia meminum arak beras di rumah. Benda asing itu adalah sepotong pecahan kaca, dengan panjang sekitar 3 cm, yang mengejutkan semua orang yang hadir. Benda asing tersebut adalah pecahan kaca, dengan panjang sekitar 3 cm, yang membuat semua orang yang hadir takjub. Ibu mertua masih dirawat di rumah sakit kami dan dalam kondisi stabil tanpa gejala infeksi. Jadi saya ingin mengingatkan semua orang untuk berhati-hati saat makan, terutama saat makan ikan. Jika Anda tertusuk paku ikan, pergilah ke rumah sakit untuk melakukan CT scan untuk mengetahui lokasi paku tersebut, dan jangan menggunakan metode yang belum sempurna seperti minum cuka atau makan roti kukus. Agar aman, silakan kunyah secara perlahan.