Apa yang dimakan oleh pasien dengan adaptasi pendengaran patologis?

Adaptasi pendengaran patologis umumnya dimanifestasikan sebagai penurunan persepsi terhadap suara yang merangsang dan suara dengan frekuensi yang sama, tetapi penurunan ini umumnya bersifat sementara, dan persepsi organ pendengaran akan kembali normal tidak lama setelah suara yang merangsang tidak lagi memberikan efek. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ketika suara hanya bekerja pada satu sisi organ pendengaran, adaptasi pendengaran dapat terjadi pada kedua telinga. Hal ini menunjukkan bahwa mekanisme adaptasi pendengaran merupakan hal yang penting. Jika organ pendengaran terkena efek jangka panjang dari stimulus pendengaran yang kuat, maka penurunan persepsi pendengaran yang terjadi sering kali membutuhkan waktu sehari semalam, atau bahkan beberapa hari untuk pulih. Pasien adaptasi pendengaran patologis harus makan makanan untuk mengurangi tekanan intrakranial; makanan yang kaya kalsium dan fosfor; makanan yang kaya protein berkualitas tinggi. 1, rumput laut rumput laut kaya akan sejumlah besar manitol, manitol memiliki efek dehidrasi, mengurangi tekanan intrakranial, harus meringankan pasien dengan peningkatan tekanan intrakranial yang disebabkan oleh sakit kepala, mual dan gejala lainnya. 200-300 gram per hari sudah sesuai. 2, iga Iga kaya akan unsur kalsium dan fosfor makanan, dapat meningkatkan penyerapan kalsium dan fosfor, sehingga pemulihan patah tulang untuk mempercepat pemulihan pasien. 200-300 gram sup setiap hari. 3, susu Susu kaya akan sejumlah besar nutrisi protein berkualitas tinggi, dapat berperan dalam memperkuat kekebalan tubuh, meningkatkan kemampuan melawan penyakit, kondusif untuk pemulihan pasien. 300-500 ml per hari adalah tepat. Minuman panas lebih disukai.