Mengapa saya memerlukan pemeriksaan pendengaran?

Mengapa kita membutuhkan pemeriksaan pendengaran? 1. Terdapat 27,8 juta penyandang disabilitas pendengaran di Tiongkok, dan 23.000 anak penyandang disabilitas pendengaran lahir setiap tahunnya, sehingga tugas pencegahan dan rehabilitasi disabilitas pendengaran sangatlah sulit. Pemeriksaan pendengaran bayi baru lahir adalah cara yang efektif untuk deteksi dini dan diagnosis anak-anak dengan gangguan pendengaran, dan sangat penting untuk intervensi dini yang tepat waktu dan hasil rehabilitasi yang lebih baik. 2. Deteksi dini dan intervensi dini gangguan pendengaran dapat memungkinkan anak-anak dengan gangguan pendengaran untuk mendekati dan mencapai tingkat perkembangan bicara anak-anak normal pada usia yang sama semaksimal mungkin. Karena gangguan pendengaran bawaan secara langsung dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan bicara, emosi, interaksi psikologis dan sosial, maka hal ini berdampak negatif pada pertumbuhan dan perkembangan anak, serta memberikan beban yang berat bagi keluarga dan masyarakat. 3. Gangguan pendengaran bawaan pada bayi dan anak-anak tidak mudah dideteksi oleh orang tua. Karena dibutuhkan waktu 1 hingga 1,5 tahun bagi bayi yang baru lahir untuk berbicara, beberapa anak tidak belajar berbicara hingga mereka berusia 2 tahun, dan sebelum usia 2 tahun adalah puncak perkembangan bicara anak, tetapi ketika orang tua mengetahui bahwa anak mereka tidak berbicara sebelum mereka mencari pertolongan medis, mereka biasanya sudah berusia lebih dari 2 tahun. 4. Diagnosis pendengaran yang lebih canggih dan teknik intervensi sekarang tersedia. Otoacoustic emission (OAE) adalah teknik skrining pendengaran yang paling mudah dan paling sering digunakan. Untuk bayi baru lahir atau bayi yang diduga mengalami gangguan pendengaran, diagnosis dapat diperjelas lebih lanjut melalui auditory brainstem response audiometry (ABR), sehingga intervensi yang tepat waktu dan efektif dapat dilakukan bila diperlukan. Melalui penguatan bicara dan suara, pengobatan, pembedahan, alat bantu dengar, operasi implan rumah siput, serta pelatihan rehabilitasi bicara, anak-anak dapat mendengar dan belajar berbicara secara langsung, serta kembali ke tengah-tengah masyarakat.