Perkembangan pendengaran normal pada bayi dan balita Kurang dari 1 bulan: kaget sekali saat mendengar suara keras yang tiba-tiba; membuka mata jika tidur; menutup mata sejenak jika mata terbuka dan suaranya tidak terlalu keras. 1 bulan: kaget dengan suara yang tiba-tiba, disertai dengan melambaikan atau merentangkan tangan; membuka mata dan menangis ketika tidur; menutup mata sejenak ketika berbaring dengan mata terbuka; berhenti menangis ketika menangis ketika mendengar suara yang tiba-tiba. 3 bulan: Menutup mata dan menggerakkan jari ketika mendengar suara tiba-tiba saat tidur, tetapi sebagian besar tidak mengagetkan seluruh tubuh; menyalakan radio atau televisi menyebabkan anak memalingkan wajah atau matanya; suara berdebat, menggoda, bernyanyi, atau musik menyebabkan anak menunjukkan ekspresi gembira, terganggu, atau jijik. 5 bulan: Memegang jam weker di dekat telinganya dan menoleh ke arah jam ketika mendengar suara detak; dapat membedakan suara orang yang dikenalnya dan merespons sesuai dengan suara tersebut; mendengar suara yang tiba-tiba dan merespons sesuai dengan suara tersebut; menoleh ke arah jam ketika mendengar suara yang tiba-tiba. Dapat membedakan suara-suara yang sudah dikenalnya dengan lebih baik dan meresponsnya dengan tepat; ketika mendengar suara keras yang tiba-tiba, anak akan terkejut, memeluk orang dewasa, atau menangis. 7 bulan: Melacak suara; segera menoleh untuk menemukan sumber suara ketika mendengar radio atau TV; menatap Anda dengan tenang dan mengeluarkan suara untuk “menjawab” ketika berbicara atau bernyanyi untuk anak; secara aktif mencari suara yang berasal dari kamar sebelah, hewan di luar ruangan, atau suara keras lainnya. 9 bulan: cekikikan dan menirukan suara binatang; menunjukkan kepedulian terhadap suara-suara dari luar; menarik tangan yang terulur atau menangis ketika mendengar “tidak” atau “letakkan”; menangis ketika mendengar “ayo” atau “sampai jumpa”. Ketika mendengar kata-kata yang sudah dikenalnya seperti “ayo” atau “selamat tinggal”, anak-anak ini dapat bertindak sesuai dengan instruksi orang dewasa; mereka dapat menoleh untuk mencari suara yang sangat kecil ketika mendengarnya di dekat telinga mereka. 11 bulan: Dapat menirukan pengucapan kata-kata orang dewasa seperti “bayi”; dapat menggerakkan tubuhnya mengikuti irama musik; dapat memahami kata-kata yang sudah dikenalnya. 12 hingga 15 bulan: Dapat memiringkan kepala dan mendengarkan suara-suara di kamar sebelah dengan penuh perhatian; dapat memahami frasa sederhana dan merespons dengan tepat. Mereka dapat menunjukkan mata, telinga, hidung, mulut, dan bagian tubuh lainnya ketika ditanya oleh orang dewasa.