Dalam beberapa tahun terakhir ini, dengan meningkatnya standar hidup masyarakat, semakin banyak orang yang mulai memperhatikan kesehatan mereka sendiri, terutama dalam hal terapi diet dan perawatan kesehatan, dan banyak orang yang bahkan menghabiskan banyak uang untuk membeli apa yang disebut hal-hal yang “mahal”. Jadi, siapa yang cocok untuk tonik musim dingin? Pertama-tama, orang dengan energi Yang yang lemah dapat mengonsumsi tonik. Orang dengan defisiensi Yang sering mengalami pilek, tangan dan kaki dingin, dan sering buang air kecil di malam hari di musim dingin, sehingga tonik yang tepat dapat meregenerasi energi Yang, menghilangkan rasa dingin, dan memperkuat tubuh. Kedua, pasien yang menderita penyakit musim dingin perlu mengonsumsi tonik. Beberapa penyakit kronis rentan menyerang di musim dingin, sehingga disebut penyakit musim dingin, seperti bronkitis kronis, asma, faringitis, poliuria dan radang dingin. Cara terbaik untuk mencegah dan mengobati pasien-pasien ini adalah dengan mengonsumsi tonik hangat. Ketiga, mereka yang menderita penyakit musim panas dan musim dingin harus membutuhkan tonik. Beberapa orang rentan terhadap asma dan luka di musim semi dan musim panas, jadi jika mereka dapat merawat tubuh mereka di musim dingin, mereka dapat mencegah mereka dari sakit, memperkuat fungsi kekebalan tubuh mereka dan mengurangi kambuhnya penyakit kronis. Akhirnya, para lansia dan orang lemah perlu mengonsumsi suplemen tonik. Nafsu makan orang jauh lebih besar daripada biasanya di musim dingin, dan tubuh menyerap nutrisi lebih mudah daripada biasanya, sehingga ini adalah saat yang tepat untuk memperkuat tubuh dan memperpanjang usia.