Apa saja pilihan pengobatan untuk kanker payudara?

  Ada tujuh jenis pengobatan untuk kanker payudara, termasuk pembedahan, terapi radiasi, terapi endokrin, kemoterapi, terapi bertarget molekuler, imunoterapi, dan pengobatan herbal Tiongkok, yang masih efektif digunakan dalam praktik klinis.  (1) Pembedahan: Untuk kanker payudara stadium awal, ini adalah pengobatan radikal, sedangkan untuk kanker payudara yang lebih lanjut, sering digunakan sebagai pengobatan paliatif. Mastektomi total dengan diseksi kelenjar getah bening aksila dan pelestarian otot dada (yaitu mastektomi radikal yang dimodifikasi untuk kanker payudara) dianggap sebagai pengobatan standar kontemporer untuk pasien dengan kanker payudara stadium I dan stadium II. Bedah konservasi payudara (yaitu pembesaran parsial benjolan ditambah diseksi kelenjar getah bening aksila) dan biopsi kelenjar getah bening sentinel mendapatkan tempat dalam pengobatan kanker payudara stadium awal, dan telah menggantikan mastektomi radikal di Eropa dan Amerika Serikat.  (2) Terapi radiasi: Ini adalah salah satu metode pengobatan utama untuk penyakit ini dan merupakan pengobatan lokal. Terapi radiasi digunakan untuk: (1) terapi radiasi radikal; (2) terapi ajuvan pra operasi dan pasca operasi; (3) terapi radiasi paliatif. Bedah konservasi payudara harus dilengkapi dengan radioterapi lokal.  (3) Terapi endokrin: Eksisi bedah dan terapi radiasi dapat mencapai tujuan pengobatan radikal, sementara terapi endokrin, di sisi lain, memiliki efek pengendalian pada pertumbuhan dan regresi kanker payudara. Sekitar 1/3 pasien dengan kanker payudara stadium lanjut dapat mencapai remisi atau remisi parsial dengan reseksi ovarium, adrenal atau hipofisis. Penggunaan obat anti-estrogen atau inhibitor aromatase, misalnya, dapat memberikan remisi atau remisi parsial pada pasien yang reseptor estrogen dan/atau reseptor progesteron positif.  (4) Kemoterapi: Kemoterapi telah menjadi pengobatan aktif untuk semua stadium penyakit kanker payudara. Kemoterapi ajuvan yang diberikan setelah pembedahan radikal pada kasus stadium awal dapat meningkatkan tingkat kesembuhan; pada kasus stadium lanjut, kemoterapi yang dikombinasikan dengan perawatan lain juga dapat memberikan kelegaan dan memperpanjang kelangsungan hidup. Kanker payudara lebih sensitif terhadap kemoterapi. Ini lebih cocok untuk wanita menopause dengan tanda-tanda kelenjar getah bening positif.  (5) Terapi bertarget molekuler: Dengan pesatnya perkembangan biologi molekuler kanker payudara, obat bertarget molekuler diharapkan menjadi kelas obat baru lainnya dan dapat menjadi arah utama penelitian obat kanker payudara di masa depan.  (6) Imunoterapi: Selama bertahun-tahun, orang telah mengeksplorasi penerapan pendekatan imunologi untuk pengobatan kanker payudara. Secara teoritis, imunoterapi adalah yang paling spesifik, hanya merusak sel tumor dan bukan sel normal, dan efek terapeutiknya bersifat sistemik dan cocok untuk mengobati tumor yang tidak terbatas. Sejauh ini, meskipun sudah banyak upaya dilakukan, tidak ada satu pun yang mencapai hasil yang diharapkan.  (7) Pengobatan obat herbal Tiongkok: Pengobatan Tiongkok memiliki keistimewaan khusus dalam mengobati tumor, bagi semua pasien kanker payudara, baik yang menjalani kemoterapi atau radioterapi ajuvan pasca operasi atau tidak, mereka harus mengonsumsi obat herbal Tiongkok untuk mendukung kebenaran dan menghalau kejahatan, serta meningkatkan kemampuan anti-kanker mereka sendiri. Ketika kemoterapi atau radioterapi diberikan, obat herbal Tiongkok dapat mengurangi efek samping toksik dan meningkatkan efek anti-kanker.