Sebagai ahli bedah ortopedi, kami sangat peka terhadap rasa sakit di area ini dan biasanya mempertimbangkan patologi sendi panggul seperti osteoartritis atau nekrosis kepala femoralis terlebih dahulu. Ketika sendi panggul ditemukan sakit, kita harus secara aktif mengobatinya untuk mencegahnya berkembang dan menyebabkan keruntuhan sendi yang tidak dapat dipulihkan. Jika tidak ada temuan, bagaimana kita menjelaskan rasa sakit pada saat ini? Jika diperkirakan disebabkan oleh ketegangan jaringan lunak, hanya menyarankan pasien untuk beristirahat dapat menunda diagnosis. Oleh karena itu, penyakit apa yang sering cenderung kita abaikan ketika rasa nyeri terjadi di area ini? Dari sudut pandang bedah, ketika pasien mengalami nyeri selangkangan, jika pasien adalah laki-laki, biasanya dianggap disebabkan oleh epididimitis, dan diagnosisnya relatif jelas bila dikombinasikan dengan perasaan pembengkakan testis, demam dan manifestasi lainnya. Penting juga untuk dicatat bahwa hernia inguinalis juga dapat muncul dengan nyeri pangkal paha tetapi disertai dengan konstipasi dan nyeri tarikan. Ketika saraf kutaneus femoralis lateral terperangkap dalam ligamen inguinalis, hal ini menyebabkan nyeri pada pangkal paha, dan ketika ditekan, bahkan dapat menyebabkan mati rasa di paha anterolateral, atau bahkan rasa terbakar atau nyeri seperti ditusuk-tusuk, yang lebih buruk ketika berjalan dan berkurang ketika beristirahat. Pasien dengan sindrom otot berbentuk buah pir juga dapat mengalami nyeri pada pangkal paha, dan beberapa pasien mungkin meraba massa keras lurik di bokong, yang dapat menyebabkan tarikan di paha posterior ketika ditekan, tetapi rasa sakitnya biasanya tidak di atas lutut. Kondisi lain yang mudah diabaikan yang cenderung menyebabkan nyeri pangkal paha adalah herniasi diskus lumbal, terutama jenis herniasi diskus lumbal yang sangat lateral. Dalam hal area persarafan, daerah inguinal dipersarafi oleh saraf toraks 12 dan lumbar 1. Ketika herniasi diskus lumbal 1 tipe sangat lateral menekan akar saraf lumbal 1, pasien akan mengalami rasa sakit dan ketidaknyamanan di daerah inguinalis, sedangkan nyeri lumbal relatif sangat ringan atau bahkan tidak ada, yang merupakan cara termudah untuk mengabaikan lesi tulang belakang lumbal dan oleh karena itu perlu perhatian kita. Ada juga kasus cedera labral pinggul yang juga dapat menyebabkan nyeri pangkal paha, yang umum terjadi pada cedera olahraga, dan rasa sakit dapat terjadi ketika titik tengah pangkal paha ditekan dengan tangan, juga dikenal sebagai tanda “C”. Semua kasus di atas perlu diperiksa secara rinci oleh dokter untuk membuat diagnosis yang jelas.