Tujuan Untuk mengeksplorasi gambaran klinis dan diagnosis sindrom apnea tidur hipopnea obstruktif (OSAHS) pada anak-anak, dan untuk menganalisis karakteristik polisomnografi. Metode Radiografi sefalometri lateral, nasofaringoskopi fibreoptik dan pemantauan apnea tidur dilakukan pada 49 anak yang dicurigai menderita OSAHS berdasarkan riwayat medis dan pemeriksaan fisik rutin. Hasil Sebagian besar anak memiliki riwayat mendengkur dan menahan napas yang jelas, serta adanya stenosis saluran napas bagian atas yang disebabkan oleh hipertrofi amandel dan adenoid. Polisomnografi (PSG) digunakan untuk memantau 41 kasus, termasuk 1 kasus mendengkur sederhana, 5 kasus sindrom resistensi saluran napas bagian atas, dan 35 kasus OSAHS; 8 kasus lainnya didiagnosis dengan OSAHS dengan pemantauan Autoset I. Kesimpulan Manifestasi klinis OSAHS pada anak-anak agak berbeda dengan orang dewasa, dengan hipoventilasi obstruktif yang disertai dengan berbagai episode apnea, Hipoksaemia bertahap merupakan ciri utama, tidak ada gangguan struktur tidur yang jelas, gangguan pernapasan umumnya tidak disertai dengan terjadinya mikroarousal, PSG merupakan cara penting untuk mengidentifikasi gangguan pernapasan yang berhubungan dengan tidur pada anak-anak.