Perawatan psikologis untuk anak-anak dengan kesulitan belajar

1. Kesulitan belajar yang disebabkan oleh kurangnya perhatian pada anak-anak biasanya membutuhkan penilaian diferensial yang baik, untuk dibedakan dari sikap yang buruk dalam belajar (kurangnya minat dalam belajar), kebiasaan belajar yang buruk (ketidakmampuan untuk berkonsentrasi ketika belajar dengan serius), masalah emosional (kurangnya perhatian yang berkaitan dengan emosi), penyakit fisik (efek sementara dari penyakit terhadap kognisi), gangguan hiperaktif defisit perhatian (dengan tiga gejala utama yaitu sulit berkonsentrasi, hiperaktif, dan impulsif), serta berbagai kondisi yang mendasari defisit penglihatan dan pendengaran (yang berkaitan dengan perkembangan kognisi), serta berbagai kondisi yang mendasari defisit penglihatan dan pendengaran (yang berkaitan dengan perkembangan kognisi), serta berbagai kondisi yang mendasari defisit penglihatan dan pendengaran (yang berkaitan dengan perkembangan kognitif). ), serta berbagai kondisi seperti defisit spesifik yang mendasari penglihatan dan pendengaran (terkait dengan perkembangan neuropsikologis) dibedakan. Fokus penanganan berbeda untuk penyebab yang berbeda. 2. Pada anak normal, kemampuan penglihatan dan pendengaran berkembang secara seimbang dengan sedikit perbedaan. Sebaliknya, beberapa anak yang memiliki kelebihan dalam hal penglihatan, umumnya memiliki perhatian visual yang lebih kuat dan memiliki daya ingat serta pemahaman membaca yang lebih baik daripada pemahaman pendengaran. Di kelas, akan lebih efisien jika mereka mendengarkan dengan telinga sambil memperhatikan papan tulis dan memperhatikan guru. Hal ini juga membantu anak-anak ini untuk memahami dan mengingat jika papan tulis guru jelas dan dimodulasi dengan baik. Ketika mengerjakan pekerjaan rumah, mereka cenderung tidak akan membuat kesalahan jika mereka menggunakan tangan untuk melihat. Sebaliknya, anak-anak yang memiliki kekuatan dalam mendengarkan akan mendengarkan dengan lebih penuh perhatian dan membuat catatan yang lebih lengkap, belajar bahasa Inggris dengan lebih mudah, serta menggunakan membaca dengan suara keras dan membaca dalam hati agar lebih mudah berkonsentrasi dalam menyelesaikan PR. Jika tidak, pekerjaan rumah dikerjakan sambil bermain dan ada banyak kesalahan yang tidak disengaja. Bimbingan yang terarah memungkinkan anak untuk menguasai metode belajar yang sesuai dengan karakteristik mereka, mengatasi kesulitan belajar dan meningkatkan efisiensi belajar. 3 . Latihan pengembangan otak memiliki efek yang cepat dan ajaib dalam mengembangkan kemampuan belajar dan potensi belajar anak-anak, dan sangat cocok untuk anak-anak dengan kesulitan belajar. Pembentukan kembali dan harmonisasi tiga dimensi, melalui latihan gerakan sederhana, mengatur dan mengintegrasikan kontak fungsional antara bagian kiri dan kanan, depan dan belakang, atas dan bawah otak, sesuai dengan prinsip bahwa keseluruhan lebih besar daripada bagian-bagiannya, sehingga belajar menjadi mudah. 4. Apapun penyebabnya yang mempengaruhi konsentrasi, menjaga kondisi emosi yang baik akan membantu meningkatkan konsentrasi, sehingga intervensi dan penyesuaian lingkungan rumah juga sangat penting.