Munculnya gejala nyeri betis tidak ada hubungannya dengan perubahan berat badan dan tidak menunjukkan adanya penipisan fisik. Gejala nyeri dapat diklasifikasikan sebagai fisiologis atau patologis, tetapi umumnya tidak secara langsung berhubungan dengan penurunan berat badan.
Pasien mungkin mengalami nyeri betis karena berdiri terlalu lama atau setelah berolahraga berat. Jika pasien mengalami nyeri tanpa penyebab yang jelas dan terus berlanjut tanpa rasa lega, pasien perlu mencari pertolongan medis untuk mengidentifikasi penyebabnya untuk menghindari penundaan kondisi yang mengarah ke konsekuensi serius.