Hormon 6 adalah tes yang umum digunakan dalam ginekologi dan endokrinologi. Hormon 6 harus diukur dalam keadaan perut kosong untuk memastikan keakuratan tes. Alasan utama tes hormon 6 adalah untuk memperjelas sekresi hormon dalam tubuh pasien dan untuk menentukan lebih lanjut apakah pasien memiliki kelainan endokrin sesuai dengan waktu tes. Melakukan tes saat perut kosong tidak akan menyebabkan kesalahan pada hasil tes karena pengaruh makanan, dan dapat lebih akurat mencerminkan status fungsional dasar ovarium. Waktu terbaik untuk melakukan 6 tes hormon adalah 3-5 hari setelah menstruasi, pada jam 9-10 pagi dengan perut kosong, karena kadar hormon paling mendekati kondisi basal pada hari-hari ini, dan hasil tes akan lebih akurat. Jika haid pasien tidak teratur, lama tidak haid, dapat dilakukan pemeriksaan USG terlebih dahulu, ketebalan endometrium sekitar 0,2 cm, bisa langsung diambil darahnya untuk diperiksa; ketebalan lebih dari 0,2 cm, pertama-tama bisa di bawah bimbingan dokter menggunakan obat untuk melancarkan haid, dan menunggu haid datang sebelum pemeriksaan. Tindakan pencegahan 1, pasien yang ingin mengetahui fungsi ovulasi, dianjurkan untuk mengambil darah pada hari kedua atau ketiga menstruasi; 2, sebelum mengambil darah, selain berpuasa, tetapi juga memperhatikan jangan terlalu banyak bekerja dan berolahraga berat, ke rumah sakit setidaknya setengah jam istirahat sebelum mengambil darah; 3, jangan merangsang puting susu sebelum mengambil darah, agar tidak menyebabkan kelainan tes prolaktin.