Cara menggunakan aspirin

  Apa yang dimaksud dengan pencegahan primer dan sekunder dari kejadian kardiovaskular dan serebrovaskular?

  Pencegahan primer kejadian kardiovaskular: Ini mengacu pada penggunaan tindakan untuk mencegah kejadian vaskular pertama pada orang yang belum pernah mengalami kejadian vaskular emboli.

  Pencegahan sekunder kejadian kardiovaskular: Hal ini mengacu pada penggunaan tindakan untuk mencegah terulangnya kejadian tromboemboli pada orang yang telah mengalaminya.

  Siapa saja yang cocok mengonsumsi aspirin? (Orang yang cocok untuk aspirin)

  1. Pencegahan primer dan pencegahan sekunder infark miokard.

  2. Infark miokard akut, angina pektoris.

  3, pencegahan primer, pencegahan sekunder infark serebral.

  4, infark serebral akut, serangan iskemik transien.

  5, pasca-angioplasti (pencangkokan bypass arteri koroner, intervensi vaskular, dll.).

  6, fibrilasi atrium.

  7, penyakit oklusi arteri perifer.

  8, penyakit jantung katup.

  Berapa dosis aspirin?

  Bukti menunjukkan bahwa dosis aspirin untuk pencegahan kejadian kardiovaskular berkisar antara 75-325mg/hari, dengan dosis jangka panjang 100mg/hari, dengan efektivitas yang tidak pasti pada dosis kurang dari 75mg/hari dan tidak ada peningkatan efektivitas yang signifikan pada dosis lebih dari 150mg/hari, dengan peningkatan efek samping. Dosis optimal untuk penggunaan jangka panjang adalah 100mg aspirin per hari. 100mg adalah dosis optimal untuk penggunaan jangka panjang dan dapat ditingkatkan selama episode kardiovaskular klinis akut. Namun, dosis jangka panjang 100mg per hari harus diikuti.

  Mengapa mengonsumsi aspirin enterik?

  Karena aspirin enterik memiliki lapisan enterik di bagian luar, yang mencegah obat larut di dalam lambung dan merusak mukosa lambung.

  Kapan waktu terbaik untuk mengonsumsi aspirin?

  Karena tingginya insiden kejadian kardiovaskular antara pukul 6:00 hingga 12:00 malam, dan tubuh kurang aktif di malam hari, darah lengket dan trombosit cenderung berkumpul, beberapa artikel menunjukkan bahwa aspirin lebih bermanfaat jika diminum pada malam hari. Penting untuk mematuhi penggunaan aspirin setiap hari.

  Bagaimana aspirin digunakan pada pasien diabetes?

  Pasien dengan diabetes dapat memperoleh manfaat dari pencegahan primer dengan aspirin. Pasien dengan diabetes yang memiliki kombinasi salah satu faktor risiko berikut ini harus mengonsumsi aspirin 100mg setiap hari untuk pencegahan primer jangka panjang penyakit kardiovaskular, faktor-faktor ini meliputi

  1. Usia >40 tahun.

  2. Riwayat keluarga dengan penyakit kardiovaskular.

  3. Merokok.

  4. Hipertensi.

  5. Dislipidemia.

  6. Proteinuria.

  Dapatkah aspirin dikonsumsi oleh pasien dengan trombositopenia?

  Aspirin harus digunakan dengan hati-hati pada pasien-pasien ini. Penyebab trombositopenia harus diidentifikasi dan diobati terlebih dahulu. Penggunaan aspirin tergantung pada situasi klinis. Dari pengalaman klinis, pada prinsipnya aspirin dikontraindikasikan bila trombosit di bawah 8X109/L.

  Berapa lama pengobatan dengan aspirin?

  Pedoman American Heart Association, American Stroke Association, dan European Heart Association merekomendasikan bahwa aspirin dosis rendah harus diminum seumur hidup pada pasien dengan penyakit kardiovaskular dan faktor risiko tinggi, jika tidak ada kontraindikasi.