Bagaimana keluarga dengan HIV dapat melindungi bayi mereka yang baru lahir dari infeksi?

  Pencegahan setelah kelahiran bayi baru lahir yang ibunya positif HIV disebut profilaksis pasca pajanan dan harus diberikan sedini mungkin. Bayi yang baru lahir harus diberi obat antiretroviral dalam waktu enam jam setelah lahir, dan negara kita mengharuskan pemberian dosis harian selama 42 hari berturut-turut dengan pilihan dua suspensi, nevirapine dan zidovudine. Kedua bentuk sediaan ini telah divalidasi oleh FDA di Amerika Serikat dan disediakan oleh pihak berwenang terkait di negara kita khusus untuk pencegahan infeksi pada bayi baru lahir, umumnya tanpa efek samping, dan jumlah obat yang digunakan ditentukan oleh berat badan anak saat lahir.  Di negara kami, diagnosis dini diperlukan masing-masing pada 42 hari dan 3 bulan setelah kelahiran, dan pemeriksaan antibodi pada 12 bulan, 18 bulan dan di AS pada 24 bulan. Seorang anak yang lahir dengan antibodi ibu dapat dites positif pada usia 18 bulan; 95% anak akan berubah menjadi negatif dalam waktu 18 bulan, dan 5% lainnya akan berubah negatif antara 18 dan 24 bulan. Jika dua tes berturut-turut negatif, jelas bahwa anak tersebut aman.  Penting untuk dicatat bahwa kami tidak memeriksa viral load anak, ibu minum antivirus dan anak minum antivirus, viral load biasanya negatif, jadi kami fokus pada antibodi. Juga tidak perlu sering-sering menguji bayi baru lahir, tidak sehat jika darah diambil untuk setiap tes dan luka yang disebabkan oleh pengambilan darah rentan terhadap infeksi lain.  Dapatkah bayi baru lahir disusui?  ASI juga merupakan sarana penting penularan HIV, oleh karena itu ibu yang positif HIV tidak boleh menyusui. Jika ASI diperah dan kemudian dipanaskan dan disterilkan seperti yang disarankan di internet, saya pikir ada juga kehilangan nilai gizinya yang lebih besar dan tidak terlalu dibutuhkan. Negara bagian akan memberikan susu bubuk gratis kepada kelompok keluarga ini untuk memastikan pemberian makanan buatan bagi anak-anak mereka.  Kontak sehari-hari apa saja yang dapat menginfeksi anak? Bagaimana jika seorang anak menggigit atau mencakar orang tua?  Kontak sehari-hari, seperti kontak kulit ke kulit, mencium pipi anak, berbagi piring atau gigitan serangga, tidak menular dan orang tua tidak perlu terlalu khawatir.  Namun, penting untuk dicatat bahwa selaput lendir kulit anak tipis dan halus, jadi berhati-hatilah untuk tidak merusaknya. Selama tidak ada darah yang bocor dari anak dan ibu, virus ibu tidak akan terdeteksi dan tidak akan menular, tetapi tetap penting untuk mengurangi kemungkinan ini.