Sebagian pasien bertanya, apakah semuanya berakhir setelah operasi diabetes? Pasien dengan diabetes juga harus mengikuti saran medis setelah operasi. Meskipun operasi diabetes dapat membantu pasien untuk menurunkan gula darah mereka tanpa bergantung pada obat-obatan, namun ada juga risiko rebound jika diet tidak tetap terkendali. Hari ini kita akan berbicara tentang diet yang benar bagi penderita diabetes setelah operasi. Diet seimbang: Diet yang benar bagi penderita diabetes setelah pembedahan haruslah diet yang bervariasi dan seimbang dengan nutrisi yang baik. Para ahli menyarankan pasien untuk lebih sering melakukan diet rendah gula dan rendah lemak. Sayuran yang disarankan untuk dicoba adalah tomat, mentimun, seledri, timun, dll. Buah-buahan seperti jeruk bali, kiwi, apel hijau, dll. Daging dianjurkan untuk memilih ikan, dan makanan pokok dianjurkan untuk memilih biji-bijian kasar, yang semuanya merupakan pilihan yang sehat dan bergizi untuk dicoba oleh penderita diabetes. Makan lebih sedikit dan lebih sering: Makan lebih sedikit dan lebih sering bukan hanya peningkatan dari tiga menjadi lima kali makan per hari. Sebaliknya, tiga kali makan dibagi menjadi lima atau enam kali makan. Jumlah makanan yang tepat yang Anda makan pada suatu waktu akan tergantung pada situasi pribadi Anda, jadi konsultasikan dengan dokter Anda untuk menghindari makan berlebihan. Makan perlahan-lahan: Makan perlahan-lahan, yaitu mengunyah dan menelan perlahan-lahan, selama sekitar 20-30 menit setiap kali makan, hindari makanan keras atau besar. Asupan nutrisi: Penting untuk meningkatkan dan mempertahankan metabolisme glukosa yang lebih baik setelah pembedahan. Penting untuk mengisi kembali nutrisi penting untuk menghindari ketidaknyamanan. Langkah pertama adalah mengonsumsi makanan kaya protein, direkomendasikan 60-80 gram per hari. Dianjurkan untuk mencoba ikan, daging tanpa lemak dan susu untuk protein. Hindari makanan berkalori tinggi. Ada nutrisi penting lainnya seperti vitamin, dan suplemen mineral dan elemen jejak sesuai petunjuk. Anda dapat mengikuti petunjuk dokter Anda untuk vitamin tertentu. Terakhir, pastikan asupan cairan harian yang memadai, disarankan tidak kurang dari 2000 mL, hindari minuman berkarbonasi.