Batu yang terletak di permukaan amandel dapat dilihat dengan mata telanjang, sedangkan batu yang terletak di bagian belakang atau di bawah amandel hanya dapat dilihat dengan bantuan laringoskop tidak langsung atau laringoskop elektronik. 1. Batu pada permukaan amandel: bintik-bintik putih atau kuning pada permukaan amandel dapat dilihat dengan mata telanjang. Tidak ada gejala khusus bila batu berukuran kecil. Batu yang lebih besar dapat menyebabkan bau mulut, kesulitan menelan dan gejala lainnya. 2. Batu di bagian belakang atau di bawah amandel: batu ini tidak dapat dilihat dengan mata telanjang, tetapi melalui laringoskopi, terdapat sejumlah zat berwarna putih keabu-abuan atau putih dengan berbagai bentuk dan tekstur yang keras di dalam kriptus amandel. Beberapa pasien memiliki gejala seperti bau mulut dan kesulitan menelan. Kombinasi pemeriksaan probe dan pencitraan dapat menghasilkan diagnosis yang pasti. Bila pasien dengan batu amandel memiliki gejala seperti sensasi benda asing di faring dan bau mulut, dianjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter dan mengikuti petunjuk dokter untuk mendapatkan perawatan standar.