Mata 4.7 umumnya mengacu pada tingkat ketajaman penglihatan, tetapi kelainan refraksi pasien tidak dapat disimpulkan dari ketajaman penglihatan, dan pasien dapat diperiksa oleh dokter mata untuk mengklarifikasi tingkat kelainan refraksi.
Kelainan refraksi seperti miopia dapat menyebabkan kehilangan penglihatan, umumnya semakin tinggi derajat miopia, maka kehilangan penglihatan akan semakin jelas. Namun, derajat miopia dan ketajaman penglihatan pasien tidak memiliki hubungan kuantitatif satu-ke-satu, sehingga tidak dapat disimpulkan derajat miopia berdasarkan ketajaman penglihatan pasien. Jika pasien ingin menentukan derajat miopia, pasien perlu menjalani pemeriksaan optometri.
Selain kelainan refraksi, katarak, glaukoma, dan ablasio retina juga dapat menyebabkan kehilangan penglihatan. Pasien katarak dapat mengalami penglihatan kabur akibat lensa yang keruh. Tindakan bedah, seperti emulsifikasi ultrasonik katarak yang dikombinasikan dengan implantasi IOL, dapat dilakukan untuk memperbaiki penglihatan.
Dianjurkan agar pasien yang mengalami kehilangan penglihatan memeriksakan diri ke dokter untuk menilai kondisinya dan mengikuti petunjuk dokter untuk pengobatan.