Tujuh tes fungsi hati adalah glutamil transferase, alkali fosfatase, protein total serum, bilirubin total serum, alanin aminotransferase, glutamat oksaloasetat aminotransferase, dan rasio glutamat oksaloasetat aminotransferase. 1. Glutamyltransferase digunakan untuk mencerminkan adanya obstruksi empedu serta aktivitas lesi pada penyakit hepatitis. 2. Alkali fosfatase digunakan dalam diagnosis dan diferensiasi penyakit hati dan penyakit tulang. 3. Protein serum total adalah penanda penting dari fungsi sintetis hati dan sering digunakan untuk mendeteksi cedera hati kronis. 4. Total bilirubin dapat mencerminkan fungsi metabolisme empedu dari hati dan kantong empedu, dan menentukan apakah ada penyakit kuning dan tingkat penyakit kuning. 5. Albumin terutama mencerminkan kerusakan sel hati dan mendiagnosis penyakit hati. 6. AST dan ALT secara bersama-sama mencerminkan kerusakan hati. 7. Rasio AST dapat digunakan untuk mencerminkan tingkat kerusakan hati dan penyebab penyakit. Aktivitas atau jumlah enzim tertentu dalam serum dapat digunakan untuk mengevaluasi fungsi hati dan mengidentifikasi penyebab penyakit secara tepat waktu.