Apa yang harus dilakukan untuk mengatasi jari yang kaku

Jari-jari yang kaku ditangani sesuai dengan penyebab yang berbeda. Penyebab spesifik termasuk osteoartritis, artritis reumatoid, spondilosis serviks dan penyebab lainnya. Perawatannya meliputi fisioterapi, obat-obatan dan pembedahan.
1. Osteoartritis: Osteoartritis akan menyebabkan radang sendi lokal dan kekakuan serta rasa sakit pada jari. Pasien dapat menggunakan obat antiinflamasi nonsteroid seperti ibuprofen dan celecoxib untuk mengurangi peradangan dan nyeri. Obat-obatan seperti glukosamin hidroklorida juga dapat digunakan untuk menyehatkan tulang rawan. Pada kasus yang parah, operasi pembersihan sendi invasif minimal dan operasi penggantian sendi buatan dengan bantuan artroskopi diperlukan.
2. Artritis reumatoid: Setelah menderita artritis reumatoid, sejumlah besar eksudat inflamasi terakumulasi dalam sendi, menyebabkan pembengkakan jaringan lunak di sekitar sendi, sehingga memicu kekakuan.
Pasien dapat menggunakan fisioterapi panas lokal untuk menghilangkan pembengkakan jaringan lunak dan mengurangi kekakuan. Anda dapat menggunakan obat antiinflamasi nonsteroid seperti ibuprofen untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan, dan pengobatan antirematik dengan obat antirematik seperti colchicine untuk meringankan kondisi ini.
3. Spondilosis serviks: pasien dengan spondilosis serviks, jika serius, dapat muncul fenomena kompresi saraf, sehingga jari-jari tangan dapat muncul gejala kaku. Kompres panas dan fisioterapi pada leher dapat secara efektif mengendurkan otot dan meringankan gejalanya. Pada kasus yang parah, pembedahan tulang belakang leher bagian anterior dan posterior diperlukan untuk mengatasi masalah kompresi saraf.
Kekakuan jari juga dapat disebabkan oleh penyakit seperti perlengketan kapsul sendi dan tendon. Disarankan agar pasien dengan jari kaku harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, dan mengikuti petunjuk dokter untuk memilih tindakan pengobatan yang tepat sesuai dengan pemeriksaan mereka sendiri.