Pada kasus anak dengan penglihatan 4.9, koreksi perlu dilakukan sesuai dengan penyebab spesifiknya.
Jika anak masih dalam masa perkembangan visual, seperti sebelum usia 6-8 tahun, penglihatan mata telanjang anak hanya 4,9 dan tidak dapat mencapai 5,0 setelah pemeriksaan mata, Anda dapat mengajak anak untuk lebih banyak melakukan aktivitas di luar ruangan, mengonsumsi suplemen vitamin yang sesuai, dan menjalani pemeriksaan lengkap di rumah sakit untuk memastikan apakah terdapat penyebab lain yang mempengaruhi perkembangan visual, seperti strabismus, katarak bawaan, dan penyakit fundus.
Jika seorang anak telah melewati tahap perkembangan visual dan memiliki ketajaman penglihatan hanya 4,9 dengan mata telanjang, tetapi dapat mencapai 5,0 atau lebih setelah dilakukan pemeriksaan mata, maka anak tersebut mungkin mengalami hipermetropi, miopi, atau astigmatisme, dan lain-lain, dan perlu dikoreksi dengan kacamata sesuai dengan anjuran dokter.
Jika anak telah melewati tahap perkembangan visual dan memiliki ketajaman penglihatan hanya 4,9 dan tidak dapat mencapai 5,0 atau lebih setelah pemeriksaan mata, anak perlu pergi ke rumah sakit untuk mengetahui apakah ada faktor yang dapat merusak penglihatannya, seperti katarak kongenital, penyakit fundus, dan lain-lain.
Dianjurkan agar anak-anak dengan penglihatan abnormal harus segera mencari pertolongan medis untuk mendeteksi dan mengobati kondisi tersebut tepat waktu untuk menghindari komplikasi seperti miopia tinggi dan ambliopia.