Kemungkinan terkena tetanus akibat cedera akibat kail ikan umumnya didasarkan pada tingkat luka, dan disarankan agar pasien pergi ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan yang relevan untuk menghindari penundaan kondisi tersebut. 1. Luka ringan: Jika luka dangkal dan ringan setelah terluka akibat kail ikan, dan jika disterilkan tepat waktu, basil tetanus tidak akan berkembang biak dalam kondisi normal, sehingga kemungkinan terkena tetanus relatif rendah. Dianjurkan agar pasien pergi ke rumah sakit untuk disterilisasi untuk menghindari infeksi di kemudian hari. 2. Luka berat: setelah terluka akibat kail ikan, jika luka lebih dalam dan lingkungan luka lebih kotor, dan luka tidak dibersihkan tepat waktu, basil tetanus dapat masuk ke dalam tubuh, sehingga kemungkinan terkena tetanus relatif tinggi. Disarankan agar pasien pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan suntikan imunoglobulin tetanus atau antitoksin tetanus pada waktu yang tepat. Situasi spesifik juga tergantung pada kondisi individu, dan pasien disarankan untuk pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan yang relevan pada waktunya.