Bayi tidak makan dan tidak nafsu makan dapat disebabkan oleh pola makan yang tidak tepat, kekurangan seng, pilek saluran cerna, perlu menyesuaikan struktur diet, suplementasi seng, pengobatan dan sebagainya. 1. Pola makan yang tidak tepat: Jika struktur pola makan bayi masih lajang, sering makan ayam goreng, permen dan makanan berminyak dan bergula tinggi lainnya dapat mempengaruhi nafsu makan, mudah menyebabkan makan tidak berbau, tidak ada nafsu makan. Ini adalah fenomena fisiologis dan dapat dibiarkan tanpa pengobatan. Disarankan agar struktur diet bayi harus disesuaikan pada waktu normal, dan bayi dapat diberikan buah-buahan dan sayuran segar, seperti apel, pisang, sayuran hijau, dan kubis. 2. Kekurangan seng: Untuk kekurangan seng yang menyebabkan bayi kurang nafsu makan, perlu diobati dengan seng glukonat, seng sulfat, dan zat seng lainnya di bawah bimbingan dokter. 3. Pilek saluran cerna: pilek saluran cerna dapat menyebabkan bayi kurang nafsu makan, untuk pasien yang mengalami demam dapat di bawah bimbingan dokter dengan aspirin, ibuprofen dan obat antiinflamasi nonsteroid lainnya. Bayi tidak mau makan juga dapat disebabkan oleh alasan lain, seperti gangguan pencernaan, disbiosis usus, dan sebagainya. Orang tua disarankan untuk membawa bayi mereka ke rumah sakit untuk pemeriksaan tepat waktu, dan dokter akan memilih tindakan yang tepat untuk mengobati kondisi bayi.