Bahu yang sangat sakit setelah berolahraga dapat disebabkan oleh ketegangan otot, penumpukan asam laktat, atau peradangan pada daerah periapikal karena tidak beraktivitas dalam waktu yang lama atau intensitas olahraga yang berlebihan. Kompres panas, kompres dingin, fisioterapi, peninggian anggota tubuh yang terkena, dan penggunaan obat-obatan dapat digunakan untuk meredakannya.
1. Ketegangan otot: tarikan yang tiba-tiba dan langsung pada otot saat berolahraga dapat dengan mudah menyebabkan ketegangan otot, yang mengakibatkan edema, nyeri dan gejala bahu lainnya. Tinggikan anggota tubuh yang terkena, kompres dingin dan fisioterapi dapat digunakan untuk meredakannya. Anda juga dapat menggunakan koyo piroksikam topikal untuk meredakan nyeri.
2. Penumpukan asam laktat: tidak berolahraga dalam waktu lama atau berolahraga terlalu keras akan dengan mudah menyebabkan penumpukan asam laktat, yang mengakibatkan nyeri bahu setelah berolahraga, gerakan yang terbatas, dan gejala lainnya. Kompres panas dan fisioterapi lokal dapat digunakan untuk memperlancar sirkulasi darah lokal dan meningkatkan ekskresi asam laktat. Untuk meringankan gejalanya.
3. Peradangan bahu beku: karena intensitas olahraga yang berlebihan atau olahraga yang salah, pasien dengan bahu beku rentan terhadap nyeri bahu dan kekakuan setelah berolahraga. Obat antiinflamasi nonsteroid seperti ibuprofen dan etoricoxib dapat digunakan untuk pengobatan untuk meredakan gejala peradangan dan pembengkakan.
Disarankan untuk menggunakan cara yang benar untuk berolahraga di bawah bimbingan dokter, dan jika ada ketidaknyamanan selama proses olahraga, konsultasikan dengan dokter tepat waktu untuk mendapatkan pengobatan yang tepat, dan patuhi dengan ketat instruksi dokter untuk pengobatan.