Cara Merehabilitasi Ataksia Cerebellar Keturunan

Pelatihan rehabilitasi ataksia cerebellar herediter meliputi pelatihan stabilitas, pelatihan koordinasi, pelatihan beban, pelatihan gangguan bicara, pelatihan berdiri, dan pelatihan kehidupan sehari-hari.
1. Latihan stabilitas: seperti meningkatkan stabilitas postur tubuh dalam posisi duduk, membantunya memahami bagian tubuh dan posisinya dengan menekan bahu, panggul, lutut, dan pergelangan kaki (titik-titik kunci), dan meningkatkan input proprioseptif. Pada posisi di atas, latihlah untuk memindahkan berat badan ke segala arah, melatih gerakan panggul, serta memungkinkan pasien untuk mengangkat tangan dan mencari benda.
2. Latihan koordinasi: pertama-tama lakukan gerakan sederhana dengan satu sendi dan satu arah, kemudian lakukan gerakan koordinasi yang lebih kompleks, seperti tes jari-hidung, tes tumit-lutut-tulang kering, berdiri dengan mata tertutup, dll.; selanjutnya latihlah gerakan-gerakan halus seperti mencubit jari-jari tangan, memasukkan tongkat ke dalam nampan, membulatkan jari-jari tangan dari yang besar ke yang kecil, menggambar lingkaran, melukis, dan menulis.
3. Latihan kekuatan otot: pasien mungkin memiliki masalah penurunan kekuatan otot, melalui latihan kekuatan dapat secara efektif memperbaiki gejalanya. Seperti latihan kontraksi isometrik dan isotonik tungkai, latihan menahan beban.
4. Pelatihan gangguan bicara: Selain komunikasi sehari-hari, ekspirasi dan tekanan tangan pada daerah epigastrium untuk membantu pelatihan ekspirasi, pelatihan pengucapan, membaca koran, pelatihan menyanyi, dll.
5. Pelatihan kehidupan sehari-hari: Dorong pasien untuk mempraktikkan gerakan sehari-hari secara mandiri dengan bantuan orang lain, seperti mengikat tali sepatu dan kancing, mengenakan dan melepas pakaian dan celana, mencuci muka, minum air, memegang sumpit, memegang kacang, dll. Waktu pelatihan tidak terbatas.
Rehabilitasi untuk ataksia serebelar herediter dianjurkan untuk dilakukan di bawah bimbingan dokter dan terapis untuk menghindari penundaan.