Hiperplasia kelenjar sebasea dapat disebabkan oleh stimulasi androgen, trauma dan stimulasi inflamasi kronis lokal, dan pengobatan imunosupresif jangka panjang. 1. Androgen: Pada bayi baru lahir, stimulasi androgen dapat menyebabkan peningkatan jumlah kelenjar sebaceous janin dan pembesaran sel piala kelenjar sebaceous, yang mengakibatkan pembesaran kelenjar sebaceous. 2. Trauma dan stimulasi inflamasi kronis lokal: Percobaan pada hewan menunjukkan bahwa kontak lokal dengan bahan kimia seperti minyak puring, neosporin, dan sitral, serta penyinaran ultraviolet jangka panjang dapat menginduksi hiperplasia kelenjar sebasea pada tikus yang tidak berbulu. 3. Pengobatan imunosupresif jangka panjang: beberapa penelitian menunjukkan bahwa 16% pasien transplantasi organ yang menerima pengobatan imunosupresif, terutama pengobatan jangka panjang, menderita penyakit ini. Jika Anda menderita hiperplasia kelenjar sebaceous, disarankan untuk pergi ke rumah sakit biasa untuk mengklarifikasi penyebab penyakit dan menstandarisasi pengobatan di bawah bimbingan dokter.