Saat ini, pengaburan lensa tidak dapat dibalik, dan pengaburan lensa pasien dapat disebabkan oleh faktor fisiologis atau faktor patologis, seperti gangguan metabolisme, cedera radiologis, faktor traumatis, dan sebagainya.
1. Perubahan fisiologis: pada sebagian besar populasi, seiring bertambahnya usia, lensa akan berangsur-angsur menua, dan kemudian berangsur-angsur muncul kekeruhan, dan seiring bertambahnya usia kekeruhan akan semakin serius, dan tidak dapat mengembalikan keadaan transparan.
2. Faktor patologis
(1) Gangguan metabolisme: pasien diabetes mengalami gangguan metabolisme glukosa, hiperglikemia jangka panjang dapat membuat kelainan metabolisme lensa, penumpukan oksida yang berlebihan, yang menyebabkan kekeruhan pada lensa, dan umumnya lebih sulit untuk mengembalikan transparansi.
(2) Kerusakan radioaktif: faktor radioaktif dapat menyebabkan kerusakan radioaktif pada lensa, yang membuat lensa pasien menjadi keruh, dan lebih sulit untuk kembali ke kondisi normal.
(3) Cedera traumatis: trauma mata dapat menyebabkan pendarahan mata, lensa keruh dan gejala tidak nyaman lainnya, umumnya lensa tidak dapat diperbaiki seperti semula, pasien dapat diobati dengan operasi.
Disarankan agar pasien dengan lensa yang jelas berkabut harus berkonsultasi dengan dokter pada waktu yang tepat untuk menilai kondisinya dan mengikuti petunjuk dokter untuk memilih perawatan yang tepat.