Ada banyak cara untuk mengukur strabismus, tetapi metode klinis yang umum digunakan adalah refleksi kornea + penutup bolak-balik, penutup bolak-balik + metode prisma, dan sinoptoskop.
1. Refleksi kornea + penutup bergantian: Ini adalah metode pemeriksaan oftalmologi dasar dan pengukuran kasar derajat strabismus, yang dapat menentukan apakah terdapat strabismus internal atau eksternal pada awal pemeriksaan, serta apakah pemeriksaan lebih lanjut diperlukan.
2. Metode penutup + prisma alternatif: Metode ini mengukur derajat strabismus dengan menggunakan prisma, yang merupakan metode pengukuran klinis yang relatif akurat dan banyak digunakan. Namun, metode ini juga berkaitan dengan pengalaman dokter yang memeriksa dan kondisi pasien saat pemeriksaan, sehingga biasanya perlu dilakukan beberapa kali pengukuran sebelum operasi agar hasilnya lebih akurat.
3. Synoptiscope: Synoptiscope juga merupakan metode pengukuran yang relatif akurat, tetapi proses pemeriksaannya relatif rumit dan membutuhkan kerja sama yang tinggi dari pasien, sehingga lebih jarang digunakan dalam praktik klinis daripada metode trigonometri.