Operasi gastrostomi terutama digunakan untuk pasien yang tidak bisa makan karena obstruksi esofagus, dan langkah-langkah pembedahannya terutama meliputi persiapan pra operasi, anestesi dan desinfeksi, membuka dan memasang selang, dan menutup sayatan. 1. Persiapan pra operasi: pemeriksaan rutin diperlukan sebelum operasi untuk memastikan keamanan operasi. Jika pasien memiliki kelainan fungsi jantung-paru yang serius, infeksi perut yang serius, disfungsi pembekuan darah, dan lain-lain, maka operasi pembedahan tidak dapat dilakukan untuk sementara waktu. 2. Anestesi dan desinfeksi: Anestesi terutama adalah anestesi epidural dan anestesi umum, dan secara umum, memilih anestesi epidural sudah cukup. Setelah pembiusan berhasil, area operasi akan didisinfeksi secara rutin. 3. Penempatan selang perut terbuka: sebagian besar memilih sayatan longitudinal perut bagian kiri atas, memotong dinding perut lapis demi lapis untuk mencapai rongga perut. Pembukaan fistula biasanya dipilih di dinding anterior lambung dekat pilorus, jahitan tali tas dibuat, dan kemudian dinding lambung diiris di area tengah, dan setelah mengosongkan isi lambung, tabung drainase dimasukkan dan diikat. Jahitan tali dompet kembali dipasang di sekeliling selang drainase dan dinding lambung dibalik untuk mengamankan selang drainase. Selang drainase dipasang di sepanjang sumbu longitudinal dinding lambung dan tertanam di lapisan otot plasma untuk mempersiapkan ekstraksi selang nantinya. 4. Tutup sayatan: buat sayatan kecil di sisi kiri sayatan, lalu keluarkan selang drainase dari sayatan kecil tersebut. Setelah membersihkan rongga perut, sayatan ditutup lapis demi lapis untuk menyelesaikan operasi.