Cara merehabilitasi setelah patah tulang

Latihan rehabilitasi setelah patah tulang harus ditargetkan sesuai dengan tahap patah tulang, seperti latihan peregangan aktif.
1. Pada tahap awal, yaitu 1 hingga 2 minggu setelah patah tulang, fokus utamanya adalah melancarkan peredaran darah pada anggota tubuh yang terkena patah tulang, dan latihan kontraksi aktif dapat dilakukan dengan bimbingan dokter, yang dapat menghilangkan pembengkakan dan mencegah atrofi otot.
2. Pada tahap pertengahan, yaitu 2 minggu setelah patah tulang, jika pembengkakan mereda dan lokasi patah tulang telah distabilkan, latihan fungsional dapat dilakukan untuk secara bertahap memperkuat intensitas aktivitas, yang secara efektif dapat mencegah atrofi otot dan kekakuan sendi.
3. Pada tahap akhir, yaitu setelah melepas fiksasi eksternal, pasien dapat terus memperkuat latihan untuk mendorong pemulihan rentang gerak sendi, sehingga kekuatan otot dapat berangsur-angsur pulih seperti sedia kala.
Dianjurkan agar pasien melakukan latihan rehabilitasi di bawah bimbingan dokter atau terapis rehabilitasi, untuk menghindari cedera sekunder yang disebabkan oleh latihan buta sendiri.