Nyeri perut dapat disebabkan oleh faktor fisiologis seperti latihan perut, atau mungkin disebabkan oleh cedera kulit lokal, herpes zoster, penyakit panggul dan perut, diabetes yang memperparah neuritis, dan sebagainya. 1. Faktor fisiologis: jika melakukan latihan perut, bisa juga muncul nyeri perut, kebanyakan berupa rasa pegal. Umumnya dapat sembuh setelah beristirahat. 2. Cedera kulit lokal: jika cedera kulit perut dapat menyebabkan nyeri kulit permukaan perut, juga dapat disertai dengan memar lokal, kemerahan dan bengkak dan gejala lainnya. Trauma ini perlu didiagnosis dan diobati. 3. Herpes zoster: Herpes zoster terjadi di dekat permukaan perut, pada tahap akut atau gejala sisa yang disebabkan oleh neuralgia postherpetik, juga akan bermanifestasi sebagai nyeri di perut. Diperlukan pengobatan antivirus, anti-inflamasi, analgesik, dan pengobatan gejala lokal. 4. Penyakit panggul dan perut: seperti penyakit radang panggul, gastroenteritis, dan nyeri terkait lainnya dapat dimanifestasikan sebagai nyeri permukaan kulit perut. Penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk menghindari penundaan kondisi tersebut. 5. Neuritis perifer komplikasi diabetes: pasien diabetes yang mengalami neuritis perifer dapat mengalami gejala nyeri permukaan kulit perut. Obat hipoglikemik oral seperti metformin dan dagliflozin dapat dikonsumsi di bawah bimbingan dokter, dan insulin dapat digunakan untuk mengontrol gula darah jika perlu. Nyeri perut harus terlebih dahulu ditentukan apakah disebabkan oleh faktor fisiologis, untuk menyingkirkan faktor fisiologis, harus ada perawatan medis yang tepat waktu, diagnosis yang jelas, dan pengobatan aktif.