Sesak napas, atau sesak napas, dapat disebabkan oleh penyakit paru-paru, penyumbatan jalan napas, atau penyakit peredaran darah. 1. Penyakit paru-paru: bila terdapat berbagai macam penyakit paru-paru seperti pneumonia, abses paru-paru atau atelektasis, maka fungsi paru-paru akan terganggu, yang akan membuat gas tidak dapat masuk ke dalam paru-paru secara normal, sehingga pasien mengalami gejala sesak napas dan sesak napas. 2. Obstruksi saluran napas: adanya peradangan bronkus, oedema atau tumor dan penyakit lainnya akan menyebabkan obstruksi saluran napas, dan juga rentan terhadap gejala-gejala di atas. 3. Penyakit peredaran darah: penyakit peredaran darah seperti emboli kardiopulmoner atau emboli paru dapat menyebabkan pertukaran gas yang tidak normal dan menimbulkan gejala-gejala yang disebutkan di atas. Dispnea juga dapat disebabkan oleh alasan lain. Pasien harus berkonsultasi dengan departemen pengobatan pernapasan di rumah sakit tepat waktu dan memilih metode yang tepat untuk mengendalikan gejala.