Karena bedah rekonstruksi laring memerlukan praktik klinis yang terampil, umumnya disarankan untuk pergi ke rumah sakit tersier publik di kota tingkat pertama atau kedua yang memiliki pengalaman yang relevan. Bedah rekonstruksi tenggorokan, yang secara klinis dikenal sebagai bedah rekonstruksi neolaring, muncul pada tahun 1980-an dan terutama dapat dilakukan pada pasien yang telah menjalani laringektomi total untuk kanker laring. Pembedahan yang menghubungkan trakea dengan faring dan merekonstruksi tiga fungsi fisiologis yaitu menelan, bernapas, dan fonasi, akan sangat membantu meningkatkan kualitas hidup dan kenyamanan pasien kanker laring. Operasi rekonstruksi laring memerlukan tingkat pengalaman dan keterampilan tertentu dari ahli bedah, dan efek dari operasi ini berdampak langsung pada prognosis dan kualitas hidup pasien, oleh karena itu, disarankan untuk melakukan penyelidikan terperinci tentang operasi sebelum memilih rumah sakit, dan mencoba memilih dokter yang berpengalaman sebagai ahli bedah yang merawat.