Apa saja obat-obatan untuk hipertensi esensial?

Hipertensi primer sebagian besar disebabkan oleh faktor keturunan, kerja dan istirahat yang tidak teratur, dll. Obat-obatan yang umum digunakan termasuk antagonis kalsium, penghambat enzim pengubah angiotensin, antagonis reseptor angiotensin, diuretik, dan penghambat beta. 1. Antagonis kalsium: obat yang umum digunakan termasuk amlodipine dan felodipine, dll., yang terutama berlaku untuk hipertensi lansia dan hipertensi sistolik sederhana. Beberapa pasien mungkin mengalami reaksi yang merugikan seperti pusing dan sakit kepala setelah meminumnya. 2. Penghambat enzim pengubah angiotensin: obat yang umum digunakan termasuk kaptopril, ramipril, dll., yang dapat digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi yang disebabkan oleh nefropati diabetik, sindrom metabolik, dan penyakit lainnya. Beberapa pasien mungkin mengalami palpitasi (detak jantung yang cepat, sering disertai kepanikan), takikardia, dan reaksi merugikan lainnya setelah mengonsumsinya. 3. Antagonis reseptor angiotensin: pasien dengan riwayat penyakit pembuluh darah dengan hipertrofi ventrikel kiri, nefropati diabetik, gagal jantung, dan kondisi lainnya dapat diobati dengan antagonis reseptor angiotensin seperti losartan. Beberapa pasien mungkin mengalami reaksi yang merugikan seperti palpitasi (detak jantung yang cepat, sering disertai kepanikan) dan takikardia setelah mengonsumsinya. 4. Diuretik: obat yang umum digunakan termasuk hidroflumetiazid, dll., yang terutama berlaku untuk pasien lanjut usia dengan hipertensi atau hipertensi sistolik sederhana. Beberapa pasien mungkin mengalami reaksi yang merugikan seperti mual dan muntah setelah meminumnya. 5. β-blocker: obat yang umum digunakan adalah metoprolol, bisoprolol, dll., yang terutama berlaku untuk pasien dengan aritmia dan gagal jantung. Beberapa pasien mungkin mengalami kelelahan, sakit kepala, dan reaksi merugikan lainnya setelah meminumnya. Penggunaan obat secara spesifik, disarankan agar pasien di bawah bimbingan dokter, untuk menghindari penggunaan obat yang tidak sah pada tubuh yang dapat menyebabkan efek samping.