Tekanan intraokular glaukoma sebesar 21mmHg atau kurang adalah normal, namun untuk kondisi tertentu, diperlukan penilaian dari dokter mata profesional, bukan subjektif. Tekanan intraokular hanya merupakan indikator tambahan untuk diagnosis glaukoma, bukan standar mutlak. Tekanan intraokular normal glaukoma adalah 21mmHg, dan tekanan intraokular rata-rata orang tidak akan melebihi 5mmHg. Setelah pengobatan glaukoma, tekanan intraokular harus diturunkan hingga kurang dari 21mmHg, sehingga tidak menyebabkan kerusakan lapang pandang dan kerusakan saraf optik secara umum. Kontrol tekanan intraokular dapat dicapai dengan menggunakan obat-obatan seperti Tetes Mata Hirschsprung dan Tetes Mata Kateterol Hidroklorida yang diresepkan oleh dokter untuk menurunkan tekanan intraokular, atau dengan metode pembedahan seperti trabekulektomi. Jika Anda menderita glaukoma, Anda harus menggunakan mata Anda secara wajar, dan jika Anda mengalami ketidaknyamanan lainnya, Anda harus pergi ke rumah sakit tepat waktu, dan melakukan perawatan standar di bawah panduan dokter.