Apa yang harus saya lakukan jika ada bercak merah di tumit yang terasa sakit saat ditekan?

Tumit merah yang terasa sakit saat ditekan dapat disebabkan oleh sepatu yang tidak pas, taji tulang, tendonitis Achilles, plantar fasciitis, dll. Gejala-gejala tersebut dapat membaik dengan istirahat, fisioterapi, pengobatan, dan pembedahan.
1. Sepatu yang tidak pas: Ada kemungkinan sepatu yang tidak pas menggesek tumit dalam waktu yang lama, mengakibatkan tumit merah dan nyeri saat ditekan. Disarankan untuk mengenakan sepatu yang longgar dan bersol tebal yang nyaman untuk mencegah tumit tertekan. Anda juga dapat menggunakan kantung air panas atau handuk panas untuk mengompres tumit dengan kompres panas untuk meredakan nyeri.
2. Taji tulang: Taji tulang dapat disebabkan oleh penuaan sendi, osteoartritis, penyakit autoimun lainnya, dll. Ketika taji tulang muncul di tumit, gejala seperti kulit merah dan bengkak serta rasa sakit saat ditekan dapat terjadi. Obat antiinflamasi nonsteroid oral seperti ibuprofen dan celecoxib dapat dikonsumsi untuk meredakannya.
3. Tendonitis Achilles: Tendonitis Achilles dapat berupa peradangan steril pada tendon Achilles setelah ketegangan akut dan kronis. Kondisi ini dapat muncul dengan gejala seperti kemerahan dan pembengkakan pada kulit tumit, pembengkakan tendon Achilles, dan rasa sakit saat ditekan. Jika rasa sakitnya lebih jelas, Anda dapat mengonsumsi obat antiinflamasi nonsteroid yang disebutkan di atas secara oral untuk meredakan gejalanya. Jika gejalanya tidak hilang dalam waktu lama, perawatan bedah seperti pemanjangan otot gastrocnemius dapat dipilih.
4. Plantar fasciitis: Ini mungkin disebabkan oleh plantar fascia dalam keadaan beban tinggi untuk waktu yang lama, cedera tarikan berulang yang disebabkan oleh peradangan aseptik. Obat antiinflamasi nonsteroid yang disebutkan di atas dapat dikonsumsi secara oral untuk meredakan gejalanya. Jika gejala tidak hilang dalam waktu lama, perawatan bedah seperti pelepasan plantar fascia dapat dipilih.
Dianjurkan untuk pergi ke rumah sakit biasa untuk mendapatkan perawatan dini. Semua obat di atas harus digunakan di bawah bimbingan dokter, hindari pengobatan sendiri.