Apa yang salah dengan darah dalam urin pada lansia?

Darah dalam air seni pada lansia dapat disebabkan oleh cedera akut, infeksi saluran kemih, batu saluran kemih, tumor saluran kemih, dan faktor lainnya. 1. Cedera akut: misalnya, pukulan dari luar, mengakibatkan kerusakan lokal pada sistem saluran kemih, menyebabkan pendarahan, akan menyebabkan darah dalam urin, juga dapat disertai dengan rasa sakit, bengkak dan gejala lainnya. 2. Infeksi sistem saluran kemih: bila terjadi infeksi pada sistem saluran kemih, mengakibatkan kerusakan lokal dan pendarahan, maka akan timbul darah pada air seni, seperti sistitis, juga dapat disertai dengan rasa sakit saat buang air kecil, frekuensi buang air kecil, desakan untuk buang air kecil dan gejala lainnya. 3. Batu saluran kemih: misalnya batu kandung kemih, dapat berhubungan dengan lama menahan kencing, kelainan metabolisme tubuh dan faktor lainnya, batu dapat menyebabkan kerusakan pada kandung kemih, akan timbul hematuria, dapat juga disertai dengan kesulitan buang air kecil, nyeri saat buang air kecil dan gejala lainnya. 4. Tumor sistem saluran kemih: ketika jaringan permukaan tumor mengalami nekrosis, dapat menyebabkan perdarahan, kemudian muncul hematuria, misalnya tumor kandung kemih, juga dapat muncul gejala seperti perut kembung dan sulit buang air kecil. Jika pada lansia terdapat darah dalam urin dan terdapat manifestasi abnormal lainnya, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan dan pengobatan agar tidak terjadi penundaan.