Rehabilitasi untuk cedera otak neonatal umumnya berguna untuk mendorong perkembangan saraf pada bayi baru lahir dan memfasilitasi perbaikan semua fungsi.
Cedera otak neonatal dapat disebabkan oleh iskemia dan hipoksia di dalam rahim selama kehamilan, atau karena trauma perinatal. Setelah cedera otak terjadi, intervensi tepat waktu harus dilakukan, dan pelatihan rehabilitasi umumnya diperlukan, seperti stimulasi visual, stimulasi sentuhan, stimulasi pendengaran, dan pelatihan mode pasif.
Pelatihan jangka panjang membantu merangsang perkembangan saraf neonatal dan meningkatkan fungsi visual, pendengaran, dan motorik neonatal, sehingga mendorong peningkatan fungsi neonatal, yang bermanfaat bagi pemulihan dari cedera otak.
Bayi baru lahir dengan cedera otak harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, melakukan perawatan aktif, dan bekerja sama dengan dokter untuk melakukan pelatihan rehabilitasi.