Kornea mata tidak memiliki pembuluh darah, sehingga tidak ada yang namanya perdarahan kornea, yang secara klinis sering disebut sebagai perdarahan subkonjungtiva pada bola mata. Penyebab perdarahan subkonjungtiva meliputi trauma, inflamasi, perdarahan spontan, atau penyakit sistemik pada pasien.
1. Trauma lokal pada mata dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah konjungtiva, yang bermanifestasi sebagai perdarahan subkonjungtiva.
2. Peradangan lokal pada mata, seperti peradangan konjungtiva akut, dapat menyebabkan emboli pembuluh darah kecil yang menyebabkan perdarahan.
3. Lansia sering mengalami perdarahan spontan, seperti saat mual dan muntah, saat bersin, saat batuk atau sembelit dengan hebat, atau saat mengangkat benda berat, yang dapat menyebabkan pecahnya pembuluh darah konjungtiva kecil yang menyebabkan perdarahan.
4. Jika pasien memiliki penyakit sistemik, seperti hipertensi, arteriosklerosis, diabetes melitus, dan penyakit darah, pembuluh darah konjungtiva cenderung lebih rapuh dan fungsi pembekuannya tidak normal, sehingga dapat menyebabkan perdarahan subkonjungtiva berulang.
Jika perdarahan kornea disertai dengan penglihatan yang tidak normal atau nyeri mata, peningkatan sekresi dan ketidaknyamanan lainnya, disarankan agar pasien berkonsultasi dengan dokter secara tepat waktu untuk mengklarifikasi penyebab penyakit, dan melakukan intervensi sesuai dengan petunjuk dokter jika perlu.