Neuralgia anorektal biasanya dikaitkan dengan sensasi terbakar, nyeri hebat dan nyeri yang menjalar di sekitar anus. Neuralgia anorektal biasanya disebabkan oleh gangguan saraf otonom atau gangguan saraf anorektal, dan terutama dimanifestasikan oleh rasa sakit pada anus, kram, dan rasa sakit seperti terbakar. Biasanya rasa sakit yang disebabkan oleh neuralgia anal lebih intens, sehingga sulit bagi pasien untuk menahannya, dan rasa sakit yang menjalar di daerah perianal akan terjadi. Sebagian besar rasa sakit yang dihasilkan oleh neuralgia anal bersifat paroksismal. Penderita neuralgia anal harus mengurangi beban psikologis, menghindari terjadinya emosi yang buruk, dapat berolahraga yang sesuai, meningkatkan kebugaran fisik. Pasien dapat menggunakan methylcobalamin, vitamin B1 dan obat lain di bawah bimbingan dokter untuk mengatur saraf untuk meringankan gejala nyeri anus. Ketika neuralgia anal serius, dianjurkan untuk pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan perawatan tepat waktu, agar tidak mempengaruhi kehidupan dan pekerjaan normal.