Operasi ablasio retina yang berhasil berarti retina pasien telah berhasil dipulihkan, dan penglihatan pasien dapat ditingkatkan serta rasa tidak nyaman dapat dikurangi.
Setelah operasi ablasio retina, jika retina pasien berhasil dipulihkan, maka penglihatan pasien dapat diperbaiki. Secara umum, semakin pendek durasi ablasio retina dan makula tidak terlibat, maka penglihatan pasien dapat dipulihkan dengan lebih baik setelah operasi.
Karena retina yang terlepas tidak memiliki fungsi, pasien ablasio retina dapat mengalami gejala yang tidak nyaman, seperti bayangan hitam tetap di depan mata atau bergetar saat melihat objek, dan kehilangan ketajaman penglihatan. Jika operasi ablasio retina berhasil, sebagian besar gejala ini dapat membaik secara signifikan atau bahkan hilang sama sekali.
Setelah operasi ablasio retina, pasien dapat mengalami komplikasi seperti peningkatan tekanan intraokular, yang menyebabkan pasien mengalami ketidaknyamanan seperti pembengkakan mata dan nyeri. Jika operasi ablasio retina berhasil, tekanan intraokular pasien biasanya stabil tanpa gejala ketidaknyamanan seperti bengkak dan nyeri.
Disarankan agar pasien pascaoperasi ablasio retina mengikuti petunjuk dokter, melakukan pemeriksaan rutin, dan mencari pertolongan medis secepatnya jika timbul rasa tidak nyaman.