Dapatkah vestibulitis dideteksi dengan pemeriksaan ginekologi?

Vestibulitis dapat dideteksi dengan pemeriksaan ginekologi dan dapat didiagnosis dengan pemeriksaan ginekologi, tes laboratorium, dan manifestasi klinisnya.
1. Pemeriksaan internal ginekologi: Karena kelenjar vestibular terletak di sisi dalam labia minora, maka dapat dilihat secara spesifik kelenjar vestibular tanpa memerlukan spekulum vagina. Pada saat yang sama, juga perlu dilakukan tes apusan untuk bakteri patogen pada pembukaan kelenjar vestibular, uretra, dan kelenjar parauretra.
2. Adenitis vestibularis juga dapat dideteksi dengan gejala yang mirip dengan kista vestibularis, yaitu adanya benjolan yang jelas pada kelenjar vestibularis, namun adenitis vestibularis menyebabkan demam, kemerahan lokal, pembengkakan dan nyeri pada kulit, dan nanah dapat muncul pada bukaan kelenjar saat kelenjar tersebut ditekan.
3. Tes laboratorium: tes darah dan apusan sekresi dan tes kultur bakteri. Tes darah rutin dapat menemukan sel darah putih yang meningkat, metode apusan sekresi dan kultur bakteri dapat secara efektif menentukan bakteri patogen, dan juga dapat melakukan tes sensitivitas obat, memilih pengobatan antibiotik yang ditargetkan.
Jika dicurigai menderita vestibulodynia, dianjurkan untuk segera mencari pertolongan medis dan pemeriksaan serta pengobatan di rumah sakit biasa.