Apa saja perkembangan terbaru dari azoospermia

Kemajuan saat ini dalam penelitian azoospermia terutama dalam pengobatan dan skrining azoospermia obstruktif serta teknologi reproduksi berbantuan.
1. Pengobatan azoospermia obstruktif: pada sebagian besar kasus, azoospermia obstruktif dapat disembuhkan dengan bedah mikro, dan baru-baru ini muncul prosedur VE baru, yaitu jahitan tumpukan saluran epididimis.
2. Skrining azoospermia obstruktif: Saluran ejakulasi terhalang karena trauma, infeksi, atresia atau stenosis kongenital, kista, dan faktor lainnya. Hal ini biasanya diperiksa dengan vasovasografi. Metode pencitraan yang lebih baru meliputi vesikografi transrektal atau perineum.
3. Teknologi Reproduksi Berbantuan (ART): Pada kasus-kasus di mana vas deferens dan saluran ejakulasi tidak dapat beresiko, pasien dapat diobati dengan reproduksi berbantuan. Azoospermia non-obstruktif terutama disuntikkan dengan sel sperma bulat dan sel sperma panjang, tetapi saat ini, suntikan sel sperma bulat ke dalam sel telur dan suntikan sel sperma panjang masih dalam tahap percobaan.
Disarankan agar pasien dengan azoospermia pergi ke rumah sakit secara teratur tepat waktu untuk konsultasi dan perawatan di bawah bimbingan dokter profesional.