Apa yang harus dilakukan tentang diet pada skoliosis kongenital

Pengaturan diet untuk skoliosis kongenital terutama berfokus pada diet ringan dan suplementasi nutrisi, sebagai berikut:
1. Diet ringan: jika pasien dengan skoliosis kongenital memiliki kelainan perkembangan organ lain, seperti perkembangan dada yang tidak normal, mudah bagi mereka untuk menderita distensi abdomen karena pola makan yang tidak tepat, dan kemudian diafragma akan bergerak ke atas dan mengalami kesulitan bernapas. Oleh karena itu, pasien dengan skoliosis kongenital harus terlebih dahulu makan makanan yang ringan dan mencoba makan makanan yang mudah dicerna untuk meningkatkan gerakan peristaltik gastrointestinal dan mengurangi distensi abdomen.
2. Nutrisi tambahan: pasien dengan skoliosis kongenital harus mengonsumsi lebih banyak makanan yang kaya vitamin dan kalsium, seperti telur, susu, pir, apel, tahu, dll., yang dapat mengurangi beban pada tulang belakang lumbal dan meningkatkan pemulihan tubuh.
Penting juga untuk memperhatikan pelatihan rehabilitasi dan sebagainya, untuk mendorong pemulihan penyakit.