Bokong panas di musim panas dapat disebabkan oleh infeksi bakteri, infeksi jamur, alergi, dll. Hal ini dapat diobati dengan memperhatikan perawatan kulit dan pengobatan.
1. Infeksi bakteri: Suhu yang lebih tinggi di musim panas dapat menyebabkan banyak keringat di bokong, yang dapat dengan mudah membiakkan bakteri seperti Staphylococcus aureus dan Streptococcus aureus, menyebabkan kulit meradang dan memborok, mengakibatkan bokong panas di musim panas. Biasanya memperhatikan pembersihan kulit lokal, mengurangi perkembangbiakan bakteri. Anda juga dapat menggunakan salep eritromisin, salep mupirocin, dan obat lain untuk membunuh bakteri dan mengurangi peradangan.
2. Infeksi jamur: Ketika infeksi jamur terjadi secara lokal di bokong di musim panas, dapat menyebabkan pustula, dan setelah pustula pecah, bokong akan menjadi panas dan busuk di musim panas. Kapsul trakonazol, kapsul flukonazol, dan obat lain dapat digunakan untuk pengobatan sebagai antijamur. Anda juga harus menjaga kulit tetap bersih dan kering, dan jangan biarkan area yang terkena menjadi basah agar tidak memperparah infeksi.
3. Alergi: Jika bokong bersentuhan dengan zat alergi tertentu di musim panas, hal itu dapat menyebabkan lecet lokal, vesikula, keluarnya cairan, dan reaksi alergi serius lainnya, yang mungkin muncul di musim panas yang terlalu panas. Anda harus menemukan alergen tepat waktu dan menghilangkan pemicu alergi. Dan minum tablet loratadine, tablet levocetirizine hydrochloride dan obat lain untuk memainkan peran anti-alergi.
Bokong musim panas busuk panas, disarankan untuk pergi ke rumah sakit biasa tepat waktu, jangan membabi buta berurusan dengan mereka sendiri. Obat-obatan di atas perlu digunakan sesuai dengan instruksi dokter, jangan mengobati sendiri.