Apa itu detak jantung?

Murmur jantung mungkin merupakan fenomena fisiologis yang normal, tetapi tidak dapat dikesampingkan karena penyakit katup jantung, penyakit kekebalan rematik, penyakit miokard, penyakit pembuluh darah, hipertiroidisme, dan kondisi lainnya. 1. Fenomena fisiologis normal: ketika darah mengalir dari daerah bertekanan tinggi ke daerah bertekanan rendah dalam proses sirkulasi, murmur dapat terbentuk karena arus pusar, yang merupakan fenomena fisiologis normal, dan umumnya tidak memerlukan intervensi khusus. 2. Penyakit katup jantung: Stenosis katup, ketidakcukupan penutupan katup, dan penyakit katup jantung lainnya akan menyebabkan jantung mengubah hemodinamiknya saat berdetak, yang dengan mudah menyebabkan murmur. 3. Penyakit rematik dan kekebalan tubuh: Penyakit rematik dan kekebalan tubuh seperti lupus eritematosus sistemik dan demam rematik akan memengaruhi katup jantung dan dapat menyebabkan murmur pada jantung. 4. Penyakit miokard: Penyakit miokard seperti hipertrofi jantung dan miokarditis dapat merusak otot jantung dan menyebabkan perubahan hemodinamik, yang dapat menyebabkan murmur ketika darah dialirkan ke jantung. 5. Penyakit pembuluh darah: penyakit pembuluh darah seperti hemangioma dan aterosklerosis koroner akan membuat aliran darah tubuh manusia mengalami perubahan yang relatif besar, yang dapat memicu terjadinya murmur jantung. 6. Hipertiroidisme: Hipertiroidisme cenderung menyebabkan perkembangan penyakit jantung hipertiroidisme, yang juga dapat menyebabkan perubahan aliran darah dan dapat menyebabkan perkembangan bising jantung. Setelah gejala murmur jantung, Anda harus pergi ke rumah sakit profesional sesegera mungkin untuk pemeriksaan, sehingga dokter dapat menganalisis penyebab penyakit dan memberikan pengobatan yang ditargetkan kepada pasien.