Benjolan keras pada payudara saat menyusui dapat disebabkan oleh stagnasi ASI, fibroadenoma payudara, limfadenitis kronis, kanker payudara dan penyakit lainnya. 1. Stagnasi ASI, hambatan menyusui yang disebabkan oleh displasia puting, ASI yang berlebihan, sehingga ASI tidak dapat dikosongkan seluruhnya, akan menyebabkan stagnasi ASI di saluran ASI hingga membentuk simpul yang keras. Hal ini dapat diatasi dengan kompres panas lokal pada payudara, pijat payudara, dan menyedot ASI dengan pompa ASI, dll. Stagnasi ASI yang berkepanjangan dapat menyebabkan infeksi sekunder dan menyebabkan mastitis. 2. Fibroid payudara, yang biasanya menyebabkan benjolan tanpa rasa sakit pada payudara, dapat diobati dengan pemeriksaan rutin atau pembedahan, tergantung kondisinya. 3. Limfadenitis kronis, yaitu rangsangan peradangan kronis yang berkepanjangan, yang mengakibatkan pembesaran kelenjar getah bening, yang dimanifestasikan sebagai benjolan keras pada payudara dengan rasa sakit ringan atau tanpa rasa sakit. 4. Kanker payudara, benjolan awal tanpa rasa sakit dapat muncul, harus dilakukan pemeriksaan target molibdenum tepat waktu dan biopsi patologi, didiagnosis sesuai dengan kondisi pembedahan, radioterapi dan perawatan komprehensif lainnya. Perlu diperhatikan bahwa ketika muncul benjolan keras tanpa rasa sakit pada payudara, sebaiknya segera ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan pengobatan di bawah bimbingan dokter.