Pseudoarthrosis yang tidak diobati dapat menimbulkan konsekuensi yang merugikan, seperti nyeri lokal, pembengkakan, fungsi sendi yang terbatas, dan kelainan bentuk. Pseudoarthrosis adalah fenomena di mana lokasi fraktur berhenti sembuh, ujung fraktur mengeras, rongga sumsum tulang tersumbat, dan lokasi fraktur gagal menyambung, bahkan setelah imobilisasi dalam waktu lama. Pseudoarthrosis disebabkan oleh penanganan fraktur yang tidak tepat, pergeseran fraktur, osteoporosis, dll. Jika fraktur tidak ditangani, lokasi fraktur dapat rusak. Jika tidak diobati, akan timbul rasa sakit jangka panjang dan pembengkakan di lokasi fraktur, keterbatasan fungsi sendi, dan bahkan kelainan bentuk, yang secara serius mempengaruhi kualitas hidup. Oleh karena itu, dalam kehidupan sehari-hari, jika terjadi pembentukan sendi semu, kita harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, menjalani operasi sesegera mungkin, dan secara aktif merehabilitasi dan berolahraga setelah operasi untuk mempercepat penyembuhan patah tulang.