Sindrom menopause pada pria bermanifestasi dalam banyak aspek, seperti gejala sistem reproduksi, gejala sistem mental, gejala sistem saraf, gejala saluran cerna, gejala sistem kardiovaskular, dan sebagainya.
1. Gejala sistem reproduksi: dimanifestasikan sebagai berkurangnya fungsi seksual dan ereksi penis yang tidak normal.
2. Gejala sistem mental: suasana hati yang rendah, berpikir lambat, harga diri yang rendah, menyalahkan diri sendiri, cemas, lekas marah, marah dan gembira.
3. Gejala neurologis: terutama disfungsi otonom, seperti mati rasa lokal, sesak napas, bintik-bintik hitam di depan mata, nyeri sendi, kelelahan, nyeri punggung, dll.
4. Gejala gastrointestinal: pria dapat mengalami gejala gastrointestinal selama menopause, seperti gangguan pencernaan, kehilangan nafsu makan, kembung setelah makan, sembelit, diare, dan sebagainya.
5. Gejala kardiovaskular: Beberapa pria dapat mengalami gejala kardiovaskular, seperti kemerahan pada wajah, pusing, sakit kepala, jantung berdebar, dan sebagainya.
Bila gejalanya lebih serius dan mempengaruhi kualitas hidup selama menopause, dianjurkan untuk mencari perawatan medis.